adidas-adipure-adapt-blowout.jpg

Produk ini saya lihat beberapa hari lalu di sebuah toko retail Adidas di Bandung Indah Plaza. Awalnya saya tidak berniat membeli, namun karena Adidas Kurobe kesayangan saya sudah mulai terlihat sobek di bagian kanan bawah (maklum sudah mencapai 3 tahun lebih waktu pemakaian).
Adidasoutdoor.jpg

Akhirnya saya putuskan untuk meminang Adipure Adapt.
Adidas-Adipure-Adapt.jpg

Kesan Pertama

Adipure Adapt boleh jadi sepatu yang sangat-sangat ringan, bila dilihat sekilas, ia lebih mirip kaos kaki yang memiliki Sol. Bagian atas adalah lapisan elastis, bila kita pakai bagian atas akan menempel erat dengan bagian atas kaki kita.

IMG_1143.jpg

Bagian bawah adalah sol tipis dengan grip kotak. Tebal bagian sol ini hanya 0,5cm. Sepintas, memang terlihat rapuh dan “murahan”. Namun pepatah “Duit nggak boong” masih tetap jadi acuan utama saya.

Kesan Pemakaian

Tidak sulit menggambarkan “rasa” ketika memakai Adidas Adipure Adapt ini. Bila saya gambarkan, Anda menggunakan kaos kaki tebal, nah seperti itulah rasanya. Kaki Anda serasa dicengkram erat, namun nyaman.

IMG_1142.jpg

Ketika mulai melangkah dan berjalan menggunakan sepatu jogging biasa, kadang ketebalan sol menjadi kendala tersendiri, posisi kaki dipaksakan sesuai dengan bentuk sol. Namun hal ini tidak terjadi menggunakan Adidas Adipure Adapt, rasanya hampir tidak menggunakan sepatu. Tak heran dibeberapa blog review, mereka menyebut Adipure Adapt ini “The Natural Running Experience”.

adidas-adipure-adapt-blowout.jpg

Saya mencoba dengan berlari sepanjang 3 KM menggunakan sepatu ini, it feels awesome! Pada saat pertama menggunakannya kaki kita tidak perlu beradaptasi lagi dengan bentuk sepatu layaknya sepatu baru.

Mengenai ketahanannya? Kita lihat saja, Rata-rata sepatu yang saya miliki dengan penggunaan wajar, rata-rata “minta ganti” setelah berumur 2-3 tahun.