My Office Corner
Sejak tahun 2003, saya bekerja secara berpindah-pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain, saya kurang menyukai bekerja tetap pada satu perusahaan, entah kenapa, seiring berjalannya waktu, kinerja saya akan menurun. Mungkin karena motifasi yang kian berkurang karena rutinitas yang menjemukan.
Menjadi seorang freelance, mungkin hal itu yang lebih cocok dengan jiwa saya, menentukan sendiri waktu kerja, planning, target, sampai ber-eksperimen dalam menghasilkan karya.
Suasana kantor tidak memacu saya bekerja dengan lebih giat, yang ada malah bikin sumpek, banyak orang hilir mudik dan suara-suara obrolan rekan kerja kadang sangat mengganggu konsentrasi. Akhirnya, waktu yang bergulir di meja kerja di kantor terasa sia-sia… hanya duduk di depan monitor dan membaca-baca situs-situs yang dirasa menarik.
Lain halnya dengan bekerja di kost-an saya, di kawasan “pendidikan” Jatinangor, saya tinggal disebuah kamar yang tidak terlalu luas, cukup untuk hidup seorang diri. Di kamar kost ini, saya meletakan peralatan-peralatan kerja saya di salah satu pojok, bukan ruangan khusus yang biasa disebut “Small Office / Home Office”. Saya menempati kamar ini sejak saya masih kuliah di UNPAD, suasana sejuk dan hening dengan pekarangan yang luas, cukup membuat saya nyaman dan berkonsentrasi dalam bekerja.
This is my Office Corner:
Sebuah PC dan Notebook selalu setia menemani dalam menghasilkan karya-karya baru…







Setuju mas Pupung :)
Lebih nyaman kerja di “kantor sendiri” ya. Bisa jadi bos skalian staf langsung kan? Saya dukung deh .. Semoga Smalll Office yang skarang akan menjadi the Real One Big Office-nya mas Pupung ya :)
“Keep moving forward for Indonesia freelance yah!!”
kerennn… wah, kapan-kapan aku mau main ke jatinangor, pung. mampir ke tempatmu ya?
sebuah pojokan yang sudah mbantu menghasilkan ribuan dollar ya pung? :D
tata ruangnya terlihat nggak ada yg berubah,…kecuali nambah penghuni baru (baca:laptop) :D
skali-kali mah dirubah atuh posisinya, kali aje nambah hokki…meureun,cek FENGSUI-h3.
#2: Ditunggu mas
#3: Ha..ha..ha.. Amieeen
#4: Males euy, kecuali kalo opik mau bantu2…
Tinggal nyari pacar aja nich buat beresin tuch kamar hehehe :D
nggak nyaman kang, hehe…
#6,#7: Maklum kamar cowok :D
Btw… pohon anggur nan hijau itu…msih tumbuh subur kah? mau doonk.
aku juga pernah punya mimpi sepertimu, sementara mimpi itu terlupakan dengan kesibukan dan mimpi2 yang lain. tak tau kapan nih bakal muncul lagi mimpi itu.
menyenangkan punya temen yang sudah menjalani mimpiku dulu, jadi bisa nanya gimana indahnya.
#opik: Ditebang euy, banyak ulet, tapi pohon mangga sudah mulai berbuah nih… Mantap…
#eddy: dengan kerja keras pa eddy, mimpi tak ada yang mustahil, bukannya sekarang sudah menanam benih mimpi itu ?
:mrgreen: senangnya ada monitor gede… monitor gue imut (14′) dan cembung lalu dengan kursi yg membuat sakit punggung. sial…
#anggi: wah masak sih? he..he..he.. lain kali invest buat modal kerja donk, biar makin betah kerja nya…
Hallo Pung… teman virtual aku yang satu ini kenalannya gara-gara saya membeli buku pertamanya tentang Web Design dan chatting di YM, pengen banget bertatap muka langsung dengan si Pupung satu ini. Oooo jadi ini kamar kamu waktu kita chatting hahaha… dan ngerjain project. Terus berkarya Pung…. ini msg saya yang pertama di WP hehehe..