Boleh jadi, penyakit gejala tifus (Typhus, Typhoid Fever) mungkin adalah penyakit yang “akrab” dengan saya, pertama kali saya mengidap sakit ini ketika di bangku SMP. Suhu badan meningkat, demam, nafsu makan menurun, mual, muntah, kepala pening, adalah beberapa ciri dari sakit ini. Tifus (Typhus) adalah penyakit yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi yang menyerang pencernaan manusia khususnya Usus.

Ada obat tradisional yang sampai sekarang selalu saya Andalkan, yaitu Cacing Tanah (Cacing Kalung, Pheretima aspergillum). Dulu ketika belum secara medis terbukti khasiat Cacing Tanah ini, masyarakat pedesaan sudah sering mempergunakannya untuk mengobati sakit tifus, maag, dan perut kembung dengan cara meminum air rebusannya, yang dapat dicampur dengan madu atau kunyit supaya terasa “enak”. Kini cacing sudah dikemas dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk kapsul praktis yang terjangkau harganya (12 kapsul sekitar 2500-4000 rupiah), dapat diperoleh di Apotek terdekat.

Karena lumayan “berpengalaman” mengidap penyakit ini, sampai-sampai saya tau kl saya akan terkena gejala tifus, biasanya akan diawali dengan demam tinggi dan menggigil selama beberapa jam terutama di malam hari disertai rasa mual. Nah, ketika tahap ini saya sudah tahu, kl penyakit langganan datang. Keesokan paginya ketika bangun tidur, kepala akan mulai pusing dan pening. Nah, sebelum nafsu makan benar-benar drop, biasanya saya langsung makan yang banyak, walau rasanya tidak enak di lidah, tapi motifasikan diri Anda kalau ingin cepat pulih dan segera beraktifitas. Tidak lupa untuk meminum 3 kapsul cacing setelah makan, 3 kali sehari. Bila dirasa sakitnya sudah meningkat ditandai dengan gejala muntah-muntah, 3 kapsul cacing dapat ditambah dengan obat antibiotik seperti Amoxicillin (lebih baik dengan resep dokter). Jangan lupa, makan teratur, hindari makan makanan Asam, Pedas, dan Soda bila perut Anda kosong, akan lebih baik untuk mencegah penyakit ini datang.