Tahun lalu, saya pernah menulis artikel mengenai apa saja yang harus di periksa bila Anda memutuskan untuk mudik menggunakan motor Matic.

Pada Tips kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman menggunakan motor matic untuk mudik, semoga bermanfaat bagi Anda:

Cek Ulang

Cek kembali motor matic Anda sebelum dipergunakan ke tempat mudik. Fungsi Lampu, Rem, Ketinggian Oli Mesin, Klakson, Tekanan Ban, Hingga lampu Spion. Jangan lupa pergunakan jaket yang cukup tebal dan Helm yang sesuai Standard.

Barang Bawaan
Jangan membawa barang yang melebihi kapasitas atau berlebihan, selain mengurangi kenyamanan, konsentrasi dan keseimbangan Anda ketika mengemudi juga akan terpengaruh.

Di Perjalanan

Perjalanan keluar kota memang memiliki tantangan tersendiri, kelokan, tanjakan atau turunan, bila medan akan Anda lalui, ada baiknya medan perjalanan telah Anda ketahui sebelumnya. Bagi pengendara motor, lajur paling kiri jalan adalah lajur paling aman. Patuhi Marka jalan, jangan mendahului di kelokan.

Turunan
Bagi pengguna motor matic, ada tips bila Anda melalui turunan curam seperti Turunan Nagrek misalnya. Pertama, Jangan melepas / loss kan Gas, cukup mengecilkan saja, usahakan agar kopling tetap bekerja, hal ini akan mencegah motor turun dengan terlalu cepat. Pergunakan Rem Depan dan Belakang secara bersamaan. Pada motor matic, rem belakang akan mengalami penurunan cengkraman diakibatkan panas dari Mesin dan CVT, memadukan dengan Rem depan dengan kombinasi 50-50 adalah hal yang baik terlebih bila Anda membonceng.

Belokan
Tiap belokan yang di lalui, turunkan Gas, dan pergunakan Rem untuk mencegah Anda keluar jalur. Jangan pergunakan Rem saja.

Posisi
Hindari posisi motor Anda bila tepat berada di depan sebuah Bus atau tepat Di Belakang Bus. Karena posisi tersebut adalah blindspot pagi para pengemudi Bis. Jaga Jarak Anda dengan kendaraan lain. Pergunakan kaca spion untuk mengetahui posisi Anda.

Jika melihat mobil atau bus tiba-tiba berhenti, jangan langsung menyalib, dahului secara perlahan, di khawatirkan ada orang kendaraan lain yang menyebrang.

Tanjakan
Bila melalui tanjakan, urut gas motor Anda menaik secara perlahan sampai didapatkan kecepatan yang diinginkan. Bila kondisi di tanjakan Macet, pergunakan kedua Rem untuk menahan motor Anda, jangan posisikan motor Anda tepat dibelakang kendaraan lain, pergunakan posisi zig-zag.

Istirahat
Bila letih, pegal, atau ngantuk, lebih baik beristirahat, jangan memaksakan kondisi karena bisa membahayakan Anda dan juga pengendara Lain.

Akhir kata, tertib dan patuh di jalan raya adalah modal utama keselamatan kita. Selamat Mudik, semoga sampai tujuan, salam untuk keluarga.